Dimintai Tanggapan dan Dikonfirmasi Soal Indikasi Kecurangan Pada Proyek Spal Kp Nagreg Milik Desa Sentul, Camat Balaraja dan Kadis DPMPD Kabupaten Tangerang, Diduga Kehabisan Paket Internet ” Bungkam”

Nasional16631 Dilihat

NCNI||Tangerang – Seolah kehabisan paket internet, Camat Balaraja dan Kadis DPMPD Kabupaten Tangerang bungkam mana kala dimintai tanggapan dan konfirmasi soal adanya indikasi dugaan kecurangan pada proyek Spal Kp Nagreg milik Pemerintahan Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang-Banten ( Kamis 27/06/2023 )

Proses pelaksanaan proyek yang diketahui nampak berlangsung tanpa adanya papan informasi itupun seolah olah berjalan tanpa adanya proses pengawasan yang super ketat sehingga indikasi kecurangan pada proyek Spal Kp Nagreg itu sendiri dalam waktu dekat ini segera memasuki proses pengaduan terhadap APH dan tim auditor.

Sebelumnya sempat terjadi beberapa hal monohok, saat dikonfirmasi seputar proses pelaksanaan proyek Spal Kp Nagreg yang sangat diduga kuat menyimpang dan tidak sesuai spesifikasi teknis, lantaran diketahui nampak terlihat kembali menggunakan bahan material batu lama, Kepala Desa Sentul, Nawawi, kala itu justru mengutarakan bahwa dirinya sedang arisan.

Pernyataan nyiyir Kepala Desa yang di utarakan kepada awak media inipun kala itu seolah olah menggambarkan, bahwa sosok orang no 1 dilingkungan Pemerintahan Desa Sentul itupun nampak doyan arisan, layak nya mak mak.

Berawal dari ramainya pemberitaan dibeberapa platform media masa, dengan berbagai tajuk, seputar dugaan kecurangan dan ketidak sesuaian didalam proses pelaksanaan proyek Spal Kp Nagreg. Awak media ini mencoba melakukan investigasi langsung kelapangan, berdasarkan data data yang berhasil dihimpun awak mediapun mencoba melakukan konfirmasi terhadap Kepala Desa, alih alih mendapat jawaban detail dan konkret, justru awak media dibuat bingung dan tak habis pikir lantaran beliau menyebutkan bahwa dirinya sedang Arisan.

“Saya lagi arisan, tanya aja ke pemburu kasus, daenk, fahri dan eko. Ujar Nawawi dalam balasan pesan WhatsApp nya.

Sementara itu Camat Balaraja, Willy Sapaan akrabnya, ketika dimintai tanggapan nampak terlihat ogah berkomentas dan tidak memberikan pernyataan apapun.

Hal yang serupa rupanya kembali ditunjukan oleh Kadis DPMPD Kabupaten Tangerang, Yayat Rohiman, yang mana pada saat dimintai tanggapan dan konfirmasi, dirinya hingga kini enggan memberikan penjelasan atau keterangan apapun seputar jalannya fungsi pengawasan.

Ditempat terpisah, Imron, salah satu aktivis pemerhati pembangunan, menilai bahwa langkah konkrit harus segera dilakukan baik oleh Kecamatan maupun DPMPD Kabupaten Tangerang, untuk menutup celah masif indikasi kecurangan didalam proses pelaksanaan pembangunan kontruksi ditingkat Desa.

Iapun mengutarakan pandangan dan keprihatinannya atas apa yang belakangan ini terjadi, berdasarkan hal tersebut dirinya mendesak agar baik pihak Kecamatan maupun DPMPD Kabupaten tidak hanya tinggal diam dan seolah olah hanya menjadi penonton.

” harus ada langkah kongkrit dalam hal ini, dan ini perlu keseriusan, langkah yang pertama menurut saya adalah bagai mana semua pihak dapat lebih meningkatkan efektivitas fungsi pengawasan, dan tidak sama sama melepas tanggung jawabnya..Tegasnya.

Perlu diketahui bahwa didalam proses pelaksanaan proyek Spal Kp Nagreg milik Desa Sentul itu sendiri sangat diduga kuat bermasalah dan trindikasi menyimpang dari spesifikasi teknis,terlihat kontruksi badan Spal yang sangat tipis, belum lagi adanya penggunaan bahan matrial batu lama yang nampak kembali digunakan.

Dari hasil investigasi yang di lakukan tidak didapati adanya penggunaan papan informasi publik, sehingga sampai saat ini belum dapat diketahui berapa besaran anggaran yang telah diglontorkan Pemerintahan Desa Sentul pada proyek tersebut.

Hingga berita ini di terbitkan, Baik Camat Balaraja, Kepala Dinas DPMPD, Yayat Rohiman dan Inspektorat Kabupaten Tangerang belum dapat ditemui guna dimintai tanggapan dan pemberitaan lebih lanjut ( Nurdin )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *