Simulasi Tangap Bencana,Gempa dan Tsunami Melibatkan Masyarakat Sekitar

Berita98811 Dilihat

CILEGON | NCNindonesia.com- Pemerintah Kelurahan Mekarsari Kecamatan Pulomerak bersama Pihak-pihak terkait melaksanakan kegiatan Simulasi Program fasilitasi penguatan ketangguhan masyarakat wilayah 1 Desa/Kelurahan tanggung bencana.

 

Untuk kegiatan simulasi tersebut adalah mempraktekkan seolah-olah diwilayah kita sedang terjadi musibah gempa dan tsunami,” ucap Fatoni SE Lurah Mekarsari saat diwawancarai wartawan, Senin (14/05/2024).

 

“Kegiatan simulasi hari ini kita melibatkan masyarakat, RT/RW, pihak Puskesmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Llanal Banten, pihak BPBD Kota Cilegon, pihak Dinsos dan pihak Kecamatan Pulomerak.

 

Fatoni berharap dengan adanya kegiatan simulasi seperti ini semoga masyarakat mempunyai jiwa kesiap siagaan ketika ada bencana terjadi dan terdengar suara sirene, mereka sudah mengerti apa yang harus dilakukan,” ujarnya.

 

Sementara itu Oman Faturahman Kepala Bidang (Kabid) Kesiapsiagaan dan Kebencanaan BPBD Kota Cilegon menjelaskan, hari ini kita kembali melakukan kegiatan dari program BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Kota Cilegon di Kelurahan Mekarsari, kegiatan tersebut adalah bagian dari seluruh rangkaian pelaksanaan forum Kelurahan siaga bencana pertemuan yang ke-26 yang simulasi bencana,” ungkapnya.

 

“Untuk penerima program BNPB di Kecamatan Pulomerak ini ada tiga Kelurahan diantaranya Kelurahan Lebak Gede, Kelurahan Tamansari dan Kelurahan Mekarsari yang saat ini dilakukan hari ini.

 

Lanjut Oman, dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi masukan sebagai informasi edukasi bencana bagi masyarakat di Kelurahan-kelurahan berupa kegiatan simulasi gempa dan tsunami,” paparnya.

 

Ditempat yang sama Sugeng Rianto pihak Puskesmas Pulomerak mengatakan, didalam skenario simulasi tersebut disitu ada korban Luka-luka dikaki, jadi begitu kita dapat informasi dari tim relawan kita langsung ke lokasi untuk melihat situasi dilapangan.

 

“Ketika dilapangan kita menemukan beberapa warga yang mengalami Luka dikaki, kemudian kita melakukan langkah pertolongan pertama dan untuk selanjutnya korban Luka-luka tersebut kita bawa ke penampungan sementara,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *