Dikonfirmasi Soal Proyek Spal Yang Diduga Bermasalah, Camat Sindang Jaya Bungkam, Efektivitas Fungsi Pengawasan Bak Macan Ompong ??

Uncategorized19795 Dilihat

NCNINDONESIA.COM|TANGERANG -Dimintai tanggapan melalui sambungan via WhatsApp seputar proses pelaksanaan pembangunan Spal Kp Kawaron Ilir Rt 01 Rw 09 Desa Sindang Jaya yang diduga kuat bermasalah dan dianggap tidak sesuai spesifikasi teknis,Camat Sindang Jaya “bungkam” (Rabu 17/04/2024)

Bungkamnya pucuk pimpinan OPD Kecamatan Sindang Jaya ketika ditanya soal langkah evaluasi terhadap adanya indikasi ketidak sesuaian dan dugaan penyimpangan itupun tentunya menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan proyek tersebut.

Perlu diketahui dalam kurun beberapa waktu lalu ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Tangerang melalui OPD Kecamatan,tengah melaksanakan berbagai macam aktivitas pembangunan fisik diberbagai zona wilayahnya,guna dapat meningkatkan roda perekonomian masyarakat. Hal itupun tentunya dilakukan pemerintah Kabupaten Tangerang agar dapat menciptakan tatanan kehidupan bagi masyarakat agar menjadi lebih baik dari sebelumnya.

Pemerataan pembangunan dan peningkatkan jalan tentunya menjadi faktor penting agar akses masyarakat didalam melakukan aktivitas sehari-hari lebih mudah,sehingga waktu jarak tempuh dapat dilalui secara efisien dan singkat.

Namun sangat di sayangkan, tujuan baik Pemerintah Kabupaten Tangerang itupun tidak dibarengi dengan proses pelaksanaan pembangunan serta pengawasan yang baik, sehingga menjadi celah masif bagi para oknum kontraktor nakal untuk melakukan kecurangan dan meraup keuntungan sebanyak banyaknya.

Beberapa proses pelaksanaan pembangunan yang saat ini tengah dilaksanakan dan kembali mendapatkan sorotan itupun kali mengarah pada proses pelaksanaan pembangunan Spal yang berada persis di Kp Kawaron Ilir Desa Sindang Jaya,Kecamatan Sindang Jaya yang sangat diduga kuat Bermasalah dan dikerjakan asal jadi sehingga dianggap oleh berbagai fihak dapat sangat berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

Terdapat beberapa indikasi kecurangan dan beberapa diantaranya terlaksana dengan tidak sesuai spesifikasi teknis, tentunya hal tersebut sontak mengudang perhatian dan pertanyaan di kalangan masyarakat aktivis dan para penggiat sosial yang ada di Kabupaten Tangerang.

Sorotan tajam dari berbagai pihak kali inipun diutarakan oleh Mulyadi salah satu aktivis Pemerhati Pembangunan, dirinya menilai bahwa faktor penyebab utama terjadinya indikasi kebocoran keuangan negara dibidang pembangunan serta potensi potensi kecurangan, menurut nya hal tersebut diawali oleh adanya proses pengawasan yang lemah,sehingga menjadi celah empuk bagi oknum oknum kontraktor nakal untuk berbuat curang.

“Selama proses pengawasan masih lemah, maka selama itu pula lah pelaksanaan program dibidang pembangunan akan selalu rawan dengan perbuatan curang, sehingga kualitas dan mutu bangunan yang pada akhirnya akan berkurang. Tutur Mulyadi

Perlu diketahui dari hasil pantauan terlihat pemasangan dan susunan batu kali nampak tipis, proses pengerjaan batu kali pun tidak terlebih dahulu di ampari adukan atau amparan bahan perekat, proses pembuatan adonan perekat menggunakan semen dan pasir tidak mengikuti aturan pakai, penerapan standar manajemen K3 pun nampak tidak dilaksanakan dengan baik, papan proyek tidak terpasang,tatanan konstruksi Spal terlihat menyandar dan lebih kecil dibagian dasar.

Menurut keterangan dari salah satu masyarakat yang kala itu turut menyaksikan proses pelaksanaan kegiatan pembangunan tersebut, menuturkan bahwa proyek tersebut merupakan proyek hasil penunjukan langsung (PL) Kecamatan Sindang Jaya dan kala itupun dirinya menuturkan proyek tersebut baru beberapa hari dikerjakan.

“Kalo dari yang saya tau proyek ini dari Kecamatan Sindang Jaya, kalo untuk proses awal pengerjaan baru beberapa hari pak .Tutur warga kala itu yang tidak ingin disebutkan namanya.

Sementara itu pihak kontraktor yang coba dikonfirmasi seputar pelaksanaan pembangunan tidak berhasil ditemui awak media karena kala itu sedang tidak berada dilokasi pengerjaan.

Hingga sampai berita ini kembali diterbitkan pihak Kecamatan Sindang Jaya belum dapat memberikan keterangan apapun soal langkah evaluasi, sementara itu pihak kontraktor belum dapat ditemui untuk dikonfirmasi dan pemberitaan lebih lanjut (Nurdin/Red)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *